Rumus Membuat Daun Screw Conveyor Diameter 300 mm

rumus membuat daun screw conveyor diameter 300 mm

Pengenalan Screw Conveyor dan Pentingnya Daun Screw Conveyor

 

Rumus Membuat Daun Screw Conveyor Diameter 300 mm, Daun screw berbentuk seperti pisau dan bertugas untuk mendorong material sepanjang poros conveyor. Pada artikel ini, kita akan membahas rumus untuk membuat daun screw conveyor dengan diameter 300 mm agar dapat memahami bagaimana perancangan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi perangkat ini.

Rumus menentukan jumlah daun screw conveyor

 

Rumus Membuat Daun Screw Conveyor Diameter 300 mm
Rumus Membuat Daun Screw Conveyor Diameter 300 mm

Berikut contoh rumus screw conveyor diameter 300 jarak antar daun 260

  • C. uk screw conveyor diameter 300
  • E. uk daun screw conveyor
  • B. jarak antar daun
  • A. panjang screw conveyor
  • D. diameter pipa

E – D + √ ( D² x π² + B² )÷ π = Hasil

Hasil -(E-D) =

280-60+√(60²x π²+260²)÷=322

322-(280-60)=102

Untuk Panjang A 910 mm ÷ B (280) =3.5 jadi daun yang di butuhkan 4 pcs daun.

daun screw conveyor
daun screw conveyor

Menghitung Dimensi Dasar Daun Screw Conveyor

 

Rumus Lebar Daun Screw Conveyor

Lebar = π * Diameter

Dalam rumus di atas, “Diameter” adalah ukuran diameter dari screw conveyor. Dengan mengetahui nilai diameter, kita dapat menghitung lebar daun screw dengan menggunakan konstanta π (pi).

Rumus Ketebalan Daun Screw Conveyor

Ketebalan = Diameter / 2

Untuk mendapatkan ketebalan daun screw conveyor, kita dapat menggunakan setengah dari diameter screw conveyor.

 

Rumus Sudut Daun Screw Conveyor

Sudut = 360° / Jumlah Daun

Rumus ini tercatat seperti berikut:

 

Sudut Daun Screw Conveyor = 360° / Jumlah Daun

Dengan menggunakan rumus di atas, kita dapat menghitung sudut yang optimal untuk masing-masing daun pada screw conveyor berdasarkan jumlah daun yang dipilih dalam desain perangkat. Hal ini penting karena sudut yang tepat akan mempengaruhi kinerja screw conveyor dalam mengangkut material dengan efisiensi dan mengurangi risiko kemacetan atau tumpahan. Oleh karena itu, perhitungan sudut daun merupakan salah satu langkah penting dalam perancangan screw conveyor yang harus diperhatikan secara cermat.

 

Menghitung Torsi dan Daya Motor yang Dibutuhkan

Saat material bergerak di dalam screw conveyor, terjadi gaya gesek antara material dan permukaan daun screw.

Berikut adalah rumus untuk menghitung torsi dan daya motor:

 

Rumus Torsi

Torsi = (Berat Material per Satuan Panjang) * (Jari-jari dari Daun Screw Conveyor) * (Kecepatan Putar Screw Conveyor)^2

Dalam rumus di atas, “Berat Material per Satuan Panjang” adalah berat material yang akan dipindahkan per unit panjang conveyor. “Jari-jari dari Daun Screw Conveyor” adalah setengah dari diameter screw conveyor. “Kecepatan Putar Screw Conveyor” mengacu pada kecepatan putar dari screw conveyor dalam satuan rpm.

 

Rumus Daya Motor

Daya Motor = (Torsi * Kecepatan Putar Screw Conveyor) / 9550

Dalam “Rahasia Rumus Daun Screw Conveyor 300 mm,” hadir bagian yang mengungkapkan tentang penerapan rumus menghitung daya motor demi menggerakkan conveyor dengan kecepatan unik.

Untuk melakukan konversi dari satuan torsi dan kecepatan putar menjadi daya dalam unit horsepower (HP), kita menggunakan konstanta 9550.

baca juga: cara membuat trancition ducting

Kesimpulan

Artikel ini telah menguraikan betapa pentingnya peran daun screw conveyor dalam keseluruhan fungsi perangkat tersebut. Selain itu, penjelasan juga mencakup metode perhitungan dimensi dasar daun screw, torsi, dan kebutuhan daya motor yang menjadi faktor kunci dalam perancangan.  material di industri pengolahan. Semoga, dengan penerapan perancangan yang optimal, dapat memberikan manfaat besar bagi efisiensi dan kelancaran operasi perangkat dalam lingkup industri pengolahan material.